PROFIL

Sejarah

Sejarah KPPN Bandar Lampung

KPPN merupakan unit eselon III dalam lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung. Keberadaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandar Lampung yang merupakan ujung tombak pelayanan publik yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam melaksanakan fungsi pembayaran tagihan kepada Negara, sebenarnya sudah lama dikenal masyarakat dengan nama yang berbeda-beda seperti Kantor Bendahara Negara (KBN) pada sekitar tahun 1970-an, yang selanjutnya dipecah menjadi Kantor Perbendaharaan Negara (KPN), dan Kantor Kas Negara (KKN)  sekitar tahun 1980-an. Pada tahun 90-an KPN dan KKN diintegrasikan kembali menjadi  Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN)  dan terakhir pada tahun 2005 sesuai dengan tugas dan fungsinya di bidang perbendaharaan namanya disesuaikan menjadi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

 

KPPN Percontohan Bandar Lampung yang dilaunching pada tanggal 3 Juni 2008 merupakan salah satu implementasi dari reformasi birokrasi pemerintah di bidang keuangan dalam usaha menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat/satker secara cepat, akurat , dan tanpa biaya (zero defect).

 

Perkembangan yang terjadi pada Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) bukan hanya pada penyempurnaan organisasi saja melainkan juga proses bisnis, serta optimalisasi IT dan pengelolaan SDM diarahkan ke tingkat global untuk dapat bersaing dengan lembaga pemerintah lainnya. Dan saat ini KPPN Bandar Lampung menjadi salah satu KPPN yang menjalankan Roll Out SPAN (Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara) berdasarkan Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-9028/PB/2014 tanggal 24 Desember 2014, suatu sistem pelaksanaan perbendaharaan dan penganggaran yang terintegrasi dalam single database yang terpusat di Jakarta dengan pengaplikasian proses bisnisnya berbasis IT.