PENGUMUMAN

BERITA

PEKAN ANTI KORUPSI KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA BLITAR: BERGERAK BERSAMA MEMBERANTAS KORUPSI UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SEJAHTERA

Blitar, http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/blitar/id/ - Kilas balik sejarah pada tanggal 9 Desember 2003, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan sebuah Konvensi Anti Korupsi (United Nation Conventions Againts Coruption) di Kota Merida Meksiko.

Konvensi ini dimaksudkan untuk memerangi tindakan korupsi yang dianggap sudah “merajalela” di dunia. Konvensi ini menghasilkan sebuah deklarasi yang dijadikan sebagai sebuah ikrar bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia, untuk memerangi, memberantas dan mencegah korupsi. Sejak pertemuan itulah tanggal 9 Desember ditetapkan sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia.

Harapan besar semua orang pada peringatan hari Anti Korupsi Dunia ini mendambakan bahwa Hari Anti Korupsi bukan hanya sebatas seremonial atau retorika belaka. Namun hari anti korupsi dimaknai sebagi harapan besar bahwa setiap individu mampu menjauhkan diri dari segala tindakan yang dianggap korupsi dan tindakan merugikan orang lain.

Berangkat dari kesadaran itu, segenap pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Blitar memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2017 yang mengusung tema “Bergerak Bersama Memberantas Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera” dengan berbagai aktivitas kegiatan.

Mengawali rangkaian kegiatan Pekan Anti Korupsi  HAKORDIA, Senin (11/12) bertempat di ruang layanan  front office Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Blitar, kegiatan internalisasi Kode Etik Pegawai khususnya Etika dalam Berorganisasi, nampak staf pelaksana Seksi Bank, Mulyo Sugiono membacakan 16 butir pengaturan yang merupakan pedoman Etika  dalam Berorganisasi sesuai KEP-247/PB/2016 tentang Kode Etik Pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan, yang dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan kehidupan sehari-hari setiap pegawai wajib bersikap dan berpedoman pada Etika Berorganisasi.

 

 

 

 

Menempatkan standing banner dan update tayangan pada running text di ruang layanan FO  yang bertemakan anti korupsi sedunia. Nampak Kepala KPPN Blitar, Herbudi Adrianto menyematkan pin anti korupsi secara simbolis kepada petugas Satpam KPPN Blitar selaku garda terdepan layanan para stakeholders dan kepada Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI), Johanes Probo Wasiso sebagai wujud semangat menunjung tinggi integritas. Selanjutnya para pegawai secara serempak memakai pin Anti Korupsi dan terus mengenakannya paling kurang seminggu kedepan dalam Pekan Anti Korupsi Sedunia.

 

 

 

  Kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM) berturut-turut dilaksanakan, Selasa (12/11) mengambil tema bahasan terkait Kode Etik Pegawai DJPb dan Rabu (13/11) GKM internal guna merumuskan langkah nyata KPPN Blitar untuk bergerak bersama mencegah dan memberantas korupsi untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Pada Sesi GKM Internal, KPPN Blitar mengundang Ustadz Drs. Abdul Latif, yang memberikan tausiah bagaimana melihat antIkorupsi dari perspektif yang berbeda, pendekatan sisi religi yang menanamkan terutama nilai-nilai kejujuran dan integritas.

 

 

 

 

Sebagai penutup rangkaian Pekan Anti Korupsi maka pada Jum’at (15/11) pada acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Dalam Rangka Menyongsong SAKTI yang diselenggarakan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, disampaikan pula materi terkait pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM