PENGUMUMAN

BERITA

Memperkokoh Komitmen dan Sinergi Bersama Guna Meningkatkan Nilai Laporan Keuangan Kuasa BUN yang Makin Berkualitas : KPPN Blitar Menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis Telaah Penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017

Blitar, http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/blitar/id/ - Tahun 2015 merupakan tahun pertama disusunnya Laporan Keuangan Pemerintah dengan menggunakan basis akrual dari sebelumnya menggunakan Basis Kas Menuju Akrual (Cash Toward Accrual).

Dengan basis akrual,  maka keterkaitan antar Komponen Laporan Keuangan menjadi sangat erat. Hampir setiap transaski melibatkan penyajian di LRA, Neraca, LO dan LPE. Jarang ditemukan transaksi yang hanya melibatkan satu komponen laporan keuangan saja. Dengan demikian, diperlukan telaah antar komponen laporan keuangan untuk menyakini bahwa keterkaitan antar laporan tersebut telah disajikan sesuai ketentuan.

Satuan kerja pada Pemerintah Pusat sebagai entitas akuntansi yang menjadi bagian dari Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat tentunya memegang peranan penting dalam menyediakan data dan informasi yang lengkap dan benar demi tercapainya kualitas Laporan Keuangan K/L dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat.

Berangkat dari kesadaran itu, dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan Semestar II  UAKPA Tahun Anggaran 2017, KPPN Blitar menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2017 Satuan Kerja di Wilayah Pembayaran KPPN Blitar. Kegiatan yang bersifat Bimtek tersebut dilaksanakan pada hari Senin (29/1). Acara diselenggarakan bertempat di Aula KPPN  Blitar lantai II. Peserta yang diundang adalah para petugas penyusun laporan keuangan tingkat satker/Operator SAIBA dimana sebagian besar diantaranya juga bertindak selaku operator  SIMAK BMN pada unit kerjanya

Secara garis besar telaah laporan keuangan dilakukan atas hal-hal antara lain, Kelengkapan Laporan Keuangan, Kesesuaian dengan Persamaan Dasar Akuntansi, Kesesuaian Migrasi Saldo Awal, Telaah per Komponen Laporan Keuangan (Neraca Percobaan Akrual, LO, LPE, Neraca, LRA dan CaLK dan Telaah antar Laporan Keuangan berupa Keterkaitan Transaksi Akrual antar Laporan Keuangan dan Kesesuaian Laporan Barang Milik Negara (L-BMN).

Sende, Kepala Seksi Verifikasi dan Akuntansi (Vera)KPPN Blitar dibantu Achmad Fadelan, staf Seksi Vera  KPPN Blitar selaku Treasury Management Representative/Tenaga Penyuluh Perbendaharaan, tandem berduet dengan   Farida Wijayanti, staf Pelaksana Seksi Vera yang juga bertindak selaku narasumber menyampaikan materi Telaah dan Analisis Transaksi pada Laporan Keuangan Kementerian/lembaga termasuk menyampaikan materi e-Rekon Laporan Keuangan. e-Rekon adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan dalam rangka proses rekonsiliasi data transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan K/L tahun 2017. Dengan e-Rekon diharapkan proses rekonsiliasi menjadi lebih mudah dapat dilakukan oleh satker secara mandiri dari lokasi dimana saja, terbentuknya single database yang berisi data seluruh satker di seluruh K/L sebagai bahan penyusunan laporan keuangan, demikian tegas narasumber

Pada akhir sesi untuk menjamin Quality Assurance pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis diadakan post test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta Bimtek sekaligus mengukur capaian tingkat efektivitas edukasi dan komunikasi satker yang juga menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama yang ada pada KPPN Blitar  termasuk dengan membandingkan hasil kegiatan pre test di awal acara.

Tahun 2017, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP tahun 2016. Opini WTP ini merupakan yang pertama diperoleh Pemerintah Pusat sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran mulai Tahun 2004. Predikat ini merupakan bentuk kerja keras DJPb dan Satuan Kerja seluruh Indonesia, termasuk peran dan kontribusi Bapak/Ibu hadirin sekalian yang hadir, tegas Herbudi mengawali sambutan pembukaan

Pada sambutannya, Herbudi Adrianto Kepala KPPN Blitar memberikan paparan Current Issue berupa Strategi Mempertahankan Opini WTP antara lain mempercepat tindak lanjut rekomendasi BPK, memperkuat sistem pengendalian intern antara lain dengan menerapkan CSA (Control Self Assesment) pada tiap jenjang penyusunan LK seperti Bimtek pagi ini dengan Form Telaah LK termasuk peningkatan pengelolaan BMN dengan 3T (Tertib Administrasi, Tertib Fisik, Tertib Hukum), imbuh Herbudi.

Bidang SDM juga perlu diperkuat, peningkatan komitmen para mitra kerja dalam mendukung pelaksanaan pelaporan keuangan, sosialisasi dan berbagai pelatihan akuntansi berbasis akrual. Meskipun masih dijumpai berbagai tantangan baik Sistem Informasi, Keterbatasan SDM, Kompleksitas Transaksi dan adanya keterbatasan waktu, demikian Herbudi menambahkan.