Layanan KPPN

Dalam rangka memastikan setoran penerimaan negara diterima di Kas Negara, setiap setoran penerimaan negara dapat dikonfirmasi kebenarannya. Pelaksanaan Konfirmasi Penerimaan Negara diatur dalam Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-05/PB/2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Konfirmasi Surat Setoran Penerimaan Negara.

Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara (SSP/SSBP/SSPB) yang dibayarkan melalui bank/pos persepsi, kanal elektronik dan lembaga persepsi lainnya dapat dilakukan dengan :

  1. Satker/Wajib Pajak/Wajib Setor/Wajib Bayar menyampaikan Surat Permohonan Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara (format surat).
  2. Surat Permohonan Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara dilampiri:
    1. Rekapitulasi daftar setoran penerimaan negara (format surat)
      Rekapitulasi dapat juga dihasilkan dari Aplikasi SAS Modul PPK/SPP
    2. Fotokopi Bukti Penerimaan Negara
  3. Satker/Wajib Pajak/Wajib Setor/Wajib Bayar menyampaikan ADK konfirmasi penerimaan negara ke KPPN dengan format :
    Kode NTPN;Kode NTB/NTP;NPWP;Kode Akun;Nilai Rupiah
    ADK dapat dihasilkan dari Aplikasi SAS modul PPK/SPP
  4. Satker/Wajib Pajak/Wajib Setor/Wajib Bayar menyampaikan Permohonan Konfirmasi beserta ADK ke Petugas Front Office KPPN Kotabumi atau melalui email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..
  5. Setelah Persyaratan Lengkap, KPPN melakukan konfirmasi dan menerbitkan Nota Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara.

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan konfirmasi :

  • Setoran penerimaan negara yang disetor pada Bank Persepsi atau Pos Persepsi, dapat dikonfirmasi paling cepat pada H+1 setelah penyetoran penerimaan negara
  • Untuk Konfirmasi atas 1 NTPN dengan lebih dari 1 akun, pada ADK yang disampaikan, atas NTPN dimaksud telah dipecah sesuai dengan proporsi per akun.