BERITA

Succses Story Pelaksanaan Dana Desa TA 2017 Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara

Desa Plajan terletak di Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah. Desa Plajan mempunyai Visi dan Misi “Terwujudnya Desa Plajan Yang Religius, Damai, Maju, Profesional, Proporsional, Nasonal Dan Sejahtera Lahir Batin Yang Berpijak Pada Potensi Budaya Lokal”, Dengan Motto membangun Desa, Desa Plajan dibangun atas dasar : Kebersamaan, Kepercayaan, Kejujuran, Kreatifitas,Kegigihan dan Kualitas.

Secara geografis Desa Plajan berada disebelah timur ibu kota kabupaten Jepara yang merupakan salah satu desa di kecamatan Pakis Aji dengan jarak tempuh ke ibu kota kecamatan kurang lebih 5 KM dan ke ibu kota kabupaten  kurang lebih 22 KM dapat ditempuh dengan kendaraan + 30 menit. letak pusat pemerintah desa berada pada 06.58315 LS dan 110.78576 BT (diukur dengan alat GPS pada tanggal 25 Juli 2009).

Desa Plajan berbatasan dengan : sebelah utara desa Kepuk kecamatan Bangsri, sebelah timur desa Tanjung kecamatan Pakis Aji, sebelah selatan desa Tanjung kecamatan Pakis Aji, sebelah barat desa Guyangan dan desa Lebak kecamatan Pakis Aji.

Luas wilayah daratan desa Plajan 1,044,500 Ha dan tidak memiliki wilayah pantai. Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukkan, seperti fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Secara adminitratif desa Plajan terdiri dari 43 RT dan 7 RW, meliputi 24 dukuh.

Secara topografi, desa Plajan dapat dibagi dalam dua wilayah, yaitu daratan rendah dan perbukitan. Wilayah terendah RT. 43, RW. II dan daerah tertinggi adalah di wilayah RT. 39, RW. VI yang merupakan perbukitan. Desa Plajan memilki variasi ketinggian antara 300 m sampai dengan 500 m dari permukaan laut. Suhu udara 18-25  oC dengan curah hujan berkisar 4-25 mm.

Desa Plajan dipimpin oleh seorang kepala desa/petinggi yang saat ini dijabat oeh Ibu Priyatin dan dibantu dengan perangkat Desa sebagai unsur pemerintahan desa.

Desa Plajan mendapatkan Dana Desa tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2015 sebesar Rp. 304.568.000,- digunakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur Desa antara lain : Menunjang Kegiatan Rehap Aspal Jalan RW 03, Menunjang Kegiatan Pembangunan Cagar Budaya Balai Romo dan Menunjang Pembangunan Kantor Balai Desa.

Sedangkan  pada tahun 2016 , dana desa di Desa Plajan bertambah menjadi Rp. 730.637.000,-. Banyak  digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur yang menunjang akses sektor pariwisata di Desa Plajan antara lain : Menunjang Kegiatan Perbaikan Jalan RW 06, Menunjang Kegiatan Lanjutan Pembangunan Cagar Budaya Balai Romo, Menunjang Kegiatan Perbaikan Jalan Gang Gili Buntung RT 25,26,27 RW 04, Menunjang Kegiatan Pembangunan MCK dilokasi Wana Wisata Akar Seribu, Pengeprasan Tanah Sirkuit Bumi Arafah, Pembuatan MCK Perpustakaan Desa, Penataan Lingkungan Pasar Desa, Menunjang Kegiatan Perbaikan Jalan di berbagai RW yang tersebar di Desa Plajan dan Menunjang Pembangunan Gedung PAUD dan pavingisasi Gedung PAUD yang menunjang kegiatan Pendidikan.

Pada Tahun 2017 ini Desa Plajan mendapatkan kembali Dana Desa yang jumlahnya lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya yaitu Rp. 930.099.000 yang digunakan untuk 3 bidang yaitu Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan, Bidang Pembangunan dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Di bidang Penyelenggaraan Pemerintahan antara lain digunakan untuk pengadaan Pancar Ulang Radio HT, lampu lapangan, Raging Biground dan Pengadaan Laptop. Sementara di Bidang Pembangunan digunakan untuk menunjang kegiatan pangaspalan jalan di berbagai RW dan wilayah di Desa Plajan guna membangun akses menuju tempat-tempat wisata di Desa Plajan, Pembangunan Pasar Payung dan menunjang kegiatan lanjutan pembangunan PerpusDes, Bidang Pemberdayaan Masyarakat antara lain digunakan untuk : Menunjang Kegiatan Ketahanan Pangan, Menunjang Kegiatan FKD, Menunjang Kegiatan PAUD,Promosi Wisata dan Penyertaan Modal BUMDes. Dana Desa Tahap I telah disalurkan dari RKUD ke Rekening Kas Desa sebesar Rp. 558.059.400 pada Bulan April 2017.

Desa Plajan merupakan Desa Wisata yang digagas oleh bapak Marwoto, mantan Kepala Desa Plajan periode sebelumnya. Beliau menerima Penghargaan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan . Desa Plajan dijuluki desa hutan, dengan 42 persen atau 455 hektare (ha) dari luas desa 1.044 ha dijadikan hutan rakyat. Dulu lahan desa di pelosok Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ini kritis dan gundul. Di tangan beliau, desa itu menjelma asri dan ramai dikunjungi wisatawan.

Desa Plajan memiliki berbagai macam potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini memang tidak mempunyai pantai, namun wilayah dataran dan perbukitannya sangat menarik untuk dijelajahi. Sedikitnya ada beberapa potensi wisata yang dikembangkan dan dikelola dengan baik oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa Plajan. Tempat Wisata itu antara lain :

  1. Goa Sakti
  2. Kedung Gong
  3. Balai Romo
  4. Keramat
  5. Belik Sumur
  6. Akar Seribu
  7. Gong Perdamaian Dunia
  8. Pura Dharma Loka
  9. Wisata kuliner (Pasar payung) 

Ibu Priyatin , Kepala Desa Plajan menuturkan bahwa setelah mendapatkan Dana desa sejak 2015, Desa Plajan sudah bisa menentukan arah pembangunan desanya sendiri. Proses penentuan pembangunan desa diawali dengan adanya Musyawarah di masing-masing dukuh kemudian setelah disetujui ditingkat dukuh dimusyawarahkan di tingkat Desa dan setelah disetujui akan dituangkan menjadi Rencana Anggaran Pembangunan Desa.

Dengan adanya Dana desa , masyarakat Desa Plajan semakin bergairah  karena masyarakat terlibat secara langsung dalam menentukan arah pembangunan desanya, ikut terlibat dalam pelaksanaan pembangun desa melalui swadaya. Dengan Pembangunan Swadaya, masyarakat dapat menikmati infrastruktur desa dengan kualitas bahan bangunan yang terjamin dan adanya rasa memiliki lingkungan desa yang tertata dan terpelihara. Dengan adanya Dana Desa pendidikan anak usia dini terjamin dengan adanya PAUD, masyarakat desa terbuka wawasannya dengan adanya Perpustakaan Desa.

Dana Desa diarahkan untuk memperbaiki Infrastruktur yang menunjang Pariwisata di Desa Plajan, antara lain jalan-jalan desa yang diaspal guna mempermudah akses menuju tempat-tempat wisata yang tersebar di wilayah Desa Plajan, Pembangunan Pasar Payung yaitu pasar kuliner yang direncanakan akan menghidupkan kembali kuliner-kuliner tradisional yang dimaksudkan untuk menyediakan makanan bagi wisatawan yang mengunjungi Desa Plajan. Diharapkan, dengan pembangunan-pembangunan itu, roda ekonomi masyarakat Desa Plajan bergerak. Dana Desa yang menunjang pariwisata di Desa Plajan salah satunya adalah pembuatan fasilitas MCK dan toilet di Objek Wisata Akar Seribu, mengingat jumlah kunjungan wisatawan di objek wisata ini mencapai ribuan pengunjung di hari-hari libur maupun akhir pekan.

Di masa yang akan datang, diharapkan Dana Desa mampu membuat sektor pariwisata di Desa Plajan semakin berkembang, sehingga perekonomian masyarakat Desa Plajan bergerak maju dan membawa kesejahteraan bagi mereka. Desa Plajan diharapkan dapat menjadi Desa Wisata yang dikenal oleh seluruh masyarakat di Indonesia.