MPN-G2

Setor Penerimaan Negara Melalui MPN G2 itu MUDAH!

logo mpng2

Apakah Yang Dimaksud Dengan MPN G2?

Modul penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2) adalah sistem penerimaan negara yang menggunakan surat setoran elektronik. Surat setoran elektronik adalah surat setoran yang berdasarkan pada sistem billing.

Penerimaan negara dapat meliputi penerimaan pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) maupun penerimaan bea dan cukai, yang harus masuk ke kas negara melalui sistem MPN

Sejarah Singkat MPN G2

Sistem MPN G2 ini disusun untuk memperbaiki sistem MPN sebelumnya (MPN G1). Sebagai sebuah sistem, Modul Penerimaan Negara berhasil mengintegrasikan sistem penerimaan negara yang selama ini terpisah. Penyempurnaan Modul Penerimaan Negara melibatkan unit-unit pemilik tagihan lingkup Kementerian Keuangan yang dikenal dengan sebutan biller, yakni Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Direktorat Jenderal Anggaran. Sementara itu, sistem yang menghubungkan dengan sistem perbankan dan sistem settlement dikelola oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan pengelolaan infrastruktur oleh Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Sekretariat Jenderal.

Arah penyempurnaan MPN G2 meliputi perubahan dari sistem manual ke billing system, dari layanan over the counter (teller) ke layanan online, dari single currency menjadi dapat melayani valuta asing, dari terbatas pada beberapa jenis penerimaan menjadi mencakup keseluruhan penerimaan. MPN G2 diharapkan mendukung pelaksanaan cash management yang  baik dengan menyajikan informasi penerimaan negara secara real time yang didukung keandalan teknologi informasi dalam penerapan Treasury Single Account.

Arah Penyempurnaan MPN G2
Dari Menjadi
Manual Billing System Electronic Billing System
Layanan Over The Counter Layanan Online & Flexible
Tidak Melayani Seluruh Transaksi Penerimaan Negara Melayani Seluruh Transaksi Penerimaan Negara
Layanan Single Currency (Rupiah) Layanan Multiple Currencies (termasuk valas)
Disclaimer WTP
Pengelolaan Layanan & Data Transaksi Per Unit Eselon I Pengelolaan Layanan & Data Transaksi Bersama & Terkoordinasi

Keuntungan Menggunakan MPN G2

 

Layanan Online & Fleksibel 

Dengan berbagai pilihan chanel pembayaran online, Anda memiliki pilihan yang fleksibel sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Berbagai channel pembayaran tersebut antara lain ATM (Anjungan Tunai Mandiri), EDC (Electronic Data Capture), teller bank atau bahkan internet banking.
 

Dimanapun dan Kapanpun 

MPN G2 yang melayani seluruh transaksi penerimaan negara berikut pilihan channel pembayaran yang lengkap memudahkan Anda melakukan setoran penerimaan negara dimanapun dan kapanpun.

Proses Bisnis MPN G2

Apakah Billing System itu?

Billing system adalah sistem yang menerbitkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual.

Hanya dengan memasukkan kode billing, pembayaran pajak, bea & cukai, dan PNBP selesai dengan cepat dan mudah.

Alasan penggunaan Billing System 

  1. Mempermudah dan menyederhanakan proses pengisian data dalam rangka pembayaran dan penyetoran penerimaan negara
  2. Menghindari/meminimalisasi kemungkinan terjadinya human error dalam perekaman data pembayaran dan penyetoran oleh petugas Bank/Pos Persepsi
  3. Memberikan kemudahan & fleksibilitas cara pembayaran / penyetoran melalui beberapa alternatif saluran pembayaran dan penyetoran
  4. Memberikan akses kepada wajib bayar & wajib setor PNBP untuk memonitor status atau realisasi pembayaran dari penyetoran PNBP
  5. Memberikan keleluasaan kepada wajib pajak/wajib bayar untuk merekam data setoran secara mandiri (self assessment)

Pengertian Kode Billing 

Kode Billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan oleh sistem billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran yang akan dilakukan wajib pajak/wajib bayar/wajib setor

Format Kode Billing

Terdiri dari 15 digit angka, dimana digit pertama adalah kode penerbit billing

Prosedur Pendaftaran dan Pembayaran MPN G2

Untuk mengenal berbagai fasilitas dan kemudahan dalam Modul Penerimaan Negara Generasi 2, serta bagaimana prosedur pendaftaran dan pembayaran menggunakan billing MPN G2, simak video di samping.

No
Bank/Pos Persepsi
Mulai Beroperasi
Teller
ATM
IB
EDC
CAPAIAN 2014
1
PT BRI
25 Feb 2014
v
v
v
v
2
PT BNI
29 April 2014
v
v
v
3
PT Bank Mandiri
29 April 2014
v
v
v
4
PT Bank CIMB Niaga
29 April 2014
v
v
5
PT Pos Indonesia
29 April 2014
v
6
BPD Sumsel Babel
22 Juli 2014
v
7
Citibank, N.A
23 Juli 2014
v
8
BPD Jabar Banten
23 Juli 2014
v
v
9
Bank Central Asia
9 September 2014
v
v
v
10
PT BII, Tbk
9 September 2014
v
11
Bank Of Tokyo
9 September 2014
v
12
BPD Kalsel
30 September 2014
v
13
BPD Riau Kepri
30 September 2014
v
14
Bank Nusantara Parahiyangan
30 September 2014
v
 
15
BPD Lampung
21 Oktober 2014
v
16
BPD Nusa Tenggara Timur
5 Nopember 2014
v
17
BPD Sumatra Barat
20 Nopember 2014
v
v
 
18
BPD Sulawesi Utara
1 Desember 2014
v
19
PT Panin Bank, Tbk
10 Desember 2014
v
20
BPD Sumatra Utara
11 Desember 2014
v
21
PT Bank HSBC
19 Desember 2014
v
CAPAIAN s.d April 2015
22
Bank BNI Syariah
3 Febuari 2015
v
23
BPD Jawa Timur
3 Febuari 2015
v
v
24
Deutsche Bank
28 Januari 2015
v
25
Bank BDS
29 Januari 2015
v
26
PT Bank Permata
25 Maret 2015
v
27
Bank BTN
8 April 2015
v
28
Bank Mizuho Indonesia
8 April 2015
v
29
BPD Bali
8 April 2015
v
30
PT Bank UOB Indonesia
11 Mei 2015
v
31
PT Bank Aceh
11 Mei 2015
v

 

Anda punya pertanyaan terkait MPN G2? Silakan kunjungi halaman FAQ di sini.

Informasi lebih lanjut, hubungi call center berikut:

Billing MPN G2 Penerimaan Negara Bukan Pajak (Direktorat Jenderal Anggaran) (021) 348.32511
Billing MPN G2 Penerimaan Pajak (Direktorat Jenderal Pajak) (021) 529.03021 / 529.03801-08
Billing MPN G2 Penerimaan Bea dan Cukai (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai) 1500.225
Informasi Umum MPN G2 (021) 384.0516 / 386.4780
   

 

Daftar bank yang telah bergabung dengan MPN G-2 dan dapat menerima setoran E-Billing

o Kode Nama No SK Tgl SK Channel Pembayaran
Teller ATM IB EDC
1 520002000990 BANK RAKYAT INDONESIA KEP-40/PB/2014,KEP-297/PB/2014 25-02-2014 v v v v
2 520009000990 BANK NEGARA INDONESIA KEP-118/PB/2014,KEP-213/PB/2012 29-04-2014 v v v v
3 520008000990 BANK MANDIRI KEP-119/PB/2014,KEP-278/PB/2014 29-04-2014 v v v v
4 523022000990 BANK CIMB NIAGA KEP-120/PB/2014 29-04-2014 v v
5 550000513990 POS INDONESIA KEP-121/PB/2014 29-04-2014 v
6 524120000990 BPD SUMSEL BABEL KEP-170/PB/2014 22-07-2014 v v
7 521031000990 CITIBANK, N.A KEP-172/PB/2014 23-07-2014 v
8 524110000990 BPD JAWA BARAT DAN BANTEN KEP-173/PB/2014 23-07-2014 v v
9 523014000990 BANK CENTRAL ASIA KEP-193/PB/2014 09-09-2014 v v v
10 523016000990 BANK INTERNASIONAL INDONESIA KEP-195/PB/2014 09-09-2014 v v
11 521042000990 BANK OF TOKYO-MITSUBISHI UFJ. LTD KEP-196/PB/2014 09-09-2014 v
12 525427000990 BANK BNI SYARIAH KEP-212/PB/2014 30-09-2014 v
13 524122000990 BPD KALIMANTAN SELATAN KEP-213/PB/2014 30-09-2014 v
14 524119000990 BPD RIAU KEPRI KEP-214/PB/2014 30-09-2014 v
15 523145000990 BANK NUSANTARA PARAHYANGAN KEP-215/PB/2014 30-09-2014 v
16 524130000990 BPD NUSA TENGGARA TIMUR KEP-245/PB/2014 30-09-2014 v
17 524121000990 BPD LAMPUNG KEP-216/PB/2014 21-10-2014 v
18 524118000990 BPD SUMATERA BARAT KEP-252/PB/2014 20-11-2014 v v
19 524127000990 BANK SULAWESI UTARA KEP-262/PB/2014 12-01-2014 v v
20 523019000990 BANK PAN INDONESIA KEP-276/PB/2014 12-10-2014 v
21 524117000990 BPD SUMATERA UTARA KEP-277/PB/2014 12-11-2014 v
22 521041000990 HSBC KEP-288/PB/2014 19-12-2014 v v
23 524114000990 BPD JAWA TIMUR KEP-12/PB/2015 16-01-2015 v v
24 521067000990 DEUTSCHE BANK AG KEP-31/PB/2015 28-01-2015 v
25 522046000990 BANK DBS INDONESIA KEP-37/PB/2015 29-01-2015 v v
26 523013000990 BANK PERMATA KEP-119/PB/2015 25-03-2015 v v
27 520200000990 BANK TABUNGAN NEGARA KEP-130/PB/2015 04-08-2015 v
28 522048000990 BANK MIZUHO INDONESIA KEP-131/PB/2015 04-08-2015 v
29 524129000990 BPD BALI KEP-132/PB/2015 04-08-2015 v v
30 523023000990 BANK UOB INDONESIA KEP-162/PB/2015 05-11-2015 v
31 524116000990 BANK ACEH KEP-165/PB/2015 05-11-2015 v
32 523087000990 BANK EKONOMI RAHARJA KEP-177/PB/2015 28-05-2015 v
33 524124000990 BPD KALIMANTAN TIMUR KEP-178/PB/2015 06-01-2015 v v
34 524133000990 BPD BENGKULU KEP-179/PB/2015 06-01-2015 v
35 523011000990 BANK DANAMON INDONESIA KEP-180/PB/2015 06-01-2015 v v
36 525451000990 BANK SYARIAH MANDIRI KEP-181/PB/2015 06-01-2015 v
37 524128000990 BANK NUSA TENGGARA BARAT KEP-190/PB/2015 16-06-2015 v
38 522045000990 BANK SUMITOMO MITSUI INDONESIA KEP-191/PB/2015 16-06-2015 v
39 522037000990 BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL KEP-193/PB/2015 19-06-2015 v
40 524111000990 BANK DKI KEP-207/PB/2015 07-09-2015 v
41 522061000990 BANK ANZ INDONESIA KEP-208/PB/2015 07-09-2015 v
42 524126000990 BPD SULSELBAR KEP-214/PB/2015 27-07-2015 v
43 524112000990 BPD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEP-215/PB/2015 27-07-2015 v v
44 521050000990 STANDARD CHARTERED BANK KEP-216/PB/2015 27-07-2015 v
45 521033000990 BANK OF AMERICA KEP-257/PB/2015 15-09-2015 v
46 523484000990 BANK KEB HANA INDONESIA KEP-264/PB/2015 21-09-2015 v
47 524134000990 BPD SULAWESI TENGAH KEP-289/PB/2015 10-12-2015 v v
48 523153000990 BANK SINARMAS KEP-290/PB/2015 10-12-2015 v v v
49 524125000990 BPD KALIMANTAN TENGAH KEP-299/PB/2015 10-12-2015 v v