Buku Kisah Sukses Dana Desa

Kata Pengantar dari Menteri Keuangan

Pemerintah menggulirkan Dana Desa sejak tahun 2015 sebagai salah satu upaya dalam peningkatan pemerataan pembangunan, terutama dalam peningkatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dana Desa juga merupakan perwujudan salah satu Nawa Cita “Membangun Indonesia dari Pinggiran dan Desa”. Dana Desa yang yang dialokasikan Pemerintah tidak sedikit. Pada tahun 2017 saja, tidak kurang dari Rp60 triliun dialokasikan untuk lebih dari 70.000 desa. Setiap desa, saat ini mengelola Dana Desa sekitar Rp800 juta – Rp3 miliar bergantung dari karakteristik desanya. Dengan besarnya nilai tersebut, adalah wajar bila Dana Desa mendapatkan perhatian yang cukup besar dari publik. Banyak pihak yang was-was dengan kemampuan desa mengelola dana yang besar. Keterbatasan kapasitas di Desa menyebabkan keraguan kemampuan mengelola Dana Desa. Sementara itu, merebak pula berita penyalahgunaan Dana Desa. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan agar pengelolaan Dana Desa yang lebih baik. Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan dalam rangka perbaikan penyaluran Dana Desa.

Bila sebelumnya mekanisme pelaksanaan penyaluran, pemantauan, dan evaluasi Dana Desa dilakukan secara terpusat di Jakarta, maka mulai tahun 2017 dilakukan oleh 168 Kantor Pelayanan Perbendaharaan (KPPN) di daerah. Perubahan tersebut dilakukan dalam upaya peningkatan efisiensi dalam proses penyaluran dan peningkatan good governance melalui verifikasi atas laporan penyerapan dan capaian output, serta efektivitas monitoring evaluasi.

Ditjen Perbendaharaan mengumpulkan kisah-kisah desa yang sukses dalam pengelolaan Dana Desa. Sebagai hasilnya terkumpul 168 kisah sukses desa yang mewakili masing-masing wilayah di Indonesia. Harapannya, kisah-kisah ini dapat dijadikan sebagai teladan dan memberi suntikan semangat untuk desa lain bahwa mereka bisa dan akan berhasil memanfaatkan Dana Desa-nya. Dari 168 kisah sukses desa-desa yang berhasil tersebut, ternyata terdapat Empat Kunci Sukses yang secara umum terdapat di desa-desa yang berhasil dalam kisah Dana Desa, dan dapat menjawab pertanyaan “what is the common story?”, dan kesimpulan tentang “what make them success?”.

Kunci Sukses itu adalah : transparansi, komitmen peran serta masyarakat, leadership atau ketokohan, dan keputusan atas aspek fokus penggunaan dana.

Kunci Sukses Pertama adalah adanya transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa. Pada desa-desa yang sukses, akuntabilitas Dana Desa tidak hanya diperlukan untuk pemerintah sebagai bentuk pertanggungjawaban dana, namun juga kepada seluruh masyarakat desa. Pembuatan papan pengumuman APBDes di ruang publik, maupun di media sosial dan laman website desa dilakukan desa dalam rangka transparansi. Transparansi adalah awal dari keberhasilan pengelolaan Dana Desa.

Kunci Sukses Kedua adalah komitmen peran serta masyarakat. Pada desa-desa yang sukses mengelola Dana desa, terlihat sekali bagaimana peran aktif masyarakat. Bagaimana dari awal mereka melakukan rembug desa untuk menentukan penggunaan dana, infrastruktur apa yang diperlukan desa dan akan dibangun, atau apakah akan digunakan untuk BUMDes dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Sampai dengan pada saat pelaksanaan kegiatan. Bagaimana mereka melakukan swakelola bersama sama dan menggunakan hasil dari Dana Desa secara bersama-sama. “guyup rukun”. Itulah karakteristik yang terlihat di desa-desa yang sukses.

Kunci Sukses Ketiga, tentang kepemimpinan. Di beberapa desa terlihat sekali bagaimana leadership membantu kesuksesan pengelolaan Dana Desa. Kepala Desa, dengan ketokohan dan sosoknya, berhasil mengajak segenap masyarakatnya secara solid bersama-sama memanfaatkan Dana Desa. Secara umum terlihat bahwa Kepala Desa menginisiasi kegiatan/ program yang diikuti oleh masyarakat desa. Pemimpin tidak dapat melakukan semua hal sendirian. Dengan leadership-nya mengajak dan membawa masyarakatnya mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.

Kunci Sukses Keempat adalah keputusan atas aspek fokus penggunaan dana. Pada desa-desa yang sukses mengelola Dana Desa, mereka memutuskan dengan tepat kebutuhan penggunaan Dana Desa. Potensi-potensi sebuah desa digali, apa yang dibutuhkan, apa yang tidak, sehingga kucuran dana yang besar tidak berakhir sia-sia. Pada desa yang sukses, mereka berhasil memutuskan bahwa desa membutuhkan: pembangunan akses transportasi, jalan, jembatan; atau menggerakkan perekonomiannnya dengan menunjang usaha-usaha BUMDes-nya; atau peningkatan kualitas hidup, baik kesehatan atau pendidikan.

Berdasarkan kunci-kunci sukses itu, selanjutnya menjadi tugas kita semua untuk membuat kebijakan agar seluruh desa dapat melakukannya. Transparansi, partisipasi, kepemimpinan dan prioritas merupakan prasyarat keberhasilan penggunaan Dana Desa. Masih banyak pekerjaan rumah yang kita punya. Diantara permasalahan dan tantangan penggunaan Dana Desa, buku ini memberikan perspektif yang positif, bahwa ada harapan besar di hari esok. Buku Kisah Sukses Dana Desa ini dapat kita jadikan sebagai bahan pembelajaran bersama dan knowledge sharing untuk lebih mensukseskan pengelolaan Dana Desa.

Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.

Download Buku Kisah Sukses Dana Desa