Retur SP2D

Mengapa Terjadi Retur SP2D

  1. Kesalahan Akun
  2. Kesalahan Nama
  3. Salah Alamat
  4. Nomor Rekening
  5. Rekening Sudah Tidak Aktif
  6. Nomor NPWP
  7. Nama Bank Penerima SP2D
  8. Nilai Setoran Tidak Sama dgn SPM
  9. Uraian Jumlah Setoran
  10. DLL

 

Kendala di sisi Perbankan Terkait Penyaluran SP2D

  • Norek rekening salah
  • Nama Penerima tidak sesuai dengan nama rekening di perbankan
  • Rekening Beku
  • Rekening Tutup

 

Mekanisme penyelesaian SP2D yang belum masuk rekening penerima

Jika dalam waktu h+2 sejak SP2D di terbitkan belum masuk ke rekening penerima SATKER, yang harus dilakukan oleh SATKER adalah :

  • Meminta bukti rekening koran dari Bank bersangkutan yang menyatakan bahwa dana belum masuk.
  • Menghubungi KPPN mitra kerjanya dan menanyakan status SP2D

 

Pencatatan Retur pada SPAN

  • Perbankan mengirimkan data rekening koran elektronis untuk Rekening Retur setiap hari
  • Atas dasar data rekening koran tersebut, SPAN mencatat penerimaan retur
  • Setelah dilakukan pencatatan, KPPN dapat mencetak daftar retur SP2D
  • Atas dasar tersebut, KPPN menginformasikan kepada Satker bahwa terdapat SP2D retur

 

SYARAT PEMBAYARAN KEMBALI RETUR SP2D:

  • KPA/Satker menyampaikan surat ralat/perbaikan rekeningg ke KPPN (7hk dr surat pemberitahuan retur dr KPPN)
  • Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)
  • ADK untuk pendaftaran supplier / perubahan data supplier
  • Surat Permintaan Perubahan data supplier (apabila bukan kesalahan nama bank/nomor rekening)