Layanan KPPN

I. SPM untuk Pembayaran langsung (LS) Belanja Pegawai  dengan Aplikasi GPP/BPP/DPP :

A. GAJI INDUK :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  4. ADK Perubahan (*.prb)
  5. ADK Gaji (*.gpp)
  6. Daftar Perubahan Gaji
  7. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.
  8. Apabila ada pegawai baru (CPNS) maka harus membawa : ADK kirim pegawai baru (*.krm) setelah SK,SPMT, data keluarga direkam pada aplikasi GPP dengan lengkap dan benar.
  9. Apabila ada Pegawai Baru Pindahan maka harus membawa : ADK kirim pegawai baru (*.krm)

B. KEKURANGAN GAJI :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  4. ADK Perubahan (*.prb)
  5. ADK Gaji (*.gpp)
  6. Daftar Perubahan Gaji
  7. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.

C. GAJI SUSULAN :

    • Gaji Susulan Pegawai Pindahan/Baru (Jika belum pernah masuk Gaji Induk):
      1. ADK kirim pegawai pindahan (.krm)
      2. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
      3. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
      4. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
      5. ADK Perubahan (*.prb)
      6. ADK Gaji (*.gpp)
      7. Daftar Perubahan Gaji
      8. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.
    • Gaji Susulan Pegawai Pindahan/Baru (Jika belum sudah masuk Gaji Induk):
      1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
      2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
      3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
      4. ADK Perubahan (*.prb)
      5. ADK Gaji (*.gpp)
      6. Daftar Perubahan Gaji
      7. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.

D. GAJI BULAN KE-13:

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  4. ADK Perubahan (*.prb)
  5. ADK Gaji (*.gpp)
  6. Daftar Perubahan Gaji
  7. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.

E. GAJI TERUSAN :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Uraian dalam SPM mencantumkan gaji terusan ke-berapa dan bulan gaji terusan dimaksud
  3. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  4. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  5. ADK Perubahan (*.prb)
  6. ADK Gaji (*.gpp)
  7. Daftar Perubahan Gaji
  8. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya.

F. UANG MUKA GAJI (PERSEKOT GAJI) :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  4. ADK Perubahan (*.prb)
  5. ADK Gaji (*.gpp)
  6. Daftar Perubahan Gaji
  7. Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau bukti setor lainnya

G. KETENTUAN LAIN-LAIN :

  1. Pengangkatan dalam jabatan tidak boleh berlaku surut (terutama dalam jabatan pertama)
  2. Untuk pejabat struktural, bulan pertama tugas belajar tunjangan jabatan hilang
  3. Tanggal pertama SK pengangkatan menjadi PNS tidak boleh melebihi tanggal TMT SK
  4. Anak dinyatakan dewasa umur 21 tahun apabila tidak kuliah, dan 25 tahun apabila sekolah dengan ketentuan harus melampirkan Surat Keterangan Masih Kuliah setiap tahun.
  5. Bila anak telah menyelesaikan sekolah/telah bekerja maka segera diubah statusnya dari daftar tanggungan gaji menjadi tidak dapat walaupun tanpa ijazah. Hal ini untuk menghindari kelebihan tunjangan anak beserta berasnya.
  6. Anggota keluarga yang sudah tidak berhak mendapatkan tunjangan keluarga agar segera dihapus
  7. Uang Duka Wafat/Uang Duka Tewas dibayarkan melalui PT. Taspen/PT. ASABRI
Jenis SPM Jenis Pembayaran Sifat Pembayaran Akun Uraian SPM

01-04

Khusus dengan GPP/BPP/DPP

1

Pengeluaran Anggaran

4

Pembayaran Langsung

sesuai pembebanan “Pembayaran Belanja Pegawai berupa … (Gaji Induk/Gaji Susulan/Kekurangan Gaji/Gaji Terusan/ Uang Makan/Uang Lembur) Sesuai Daftar Gaji No …. Tanggal …., Untuk Bulan …. Tahun …. dan sesuai SPP No…. Tanggal ……”

 

II. SPM untuk Pembayaran langsung (LS) Belanja Pegawai  TANPA Aplikasi GPP/BPP/DPP :

A. UANG LEMBUR :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Uraian dalam SPM menyebutkan bulan pelaksanaan lembur beserta nomor dan tanggal SPK Lembur
  3. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  4. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  5. Surat Setoran Pajak (SSP)
  6. Daftar Rekapitulasi pembayaran Uang Lembur

B. UANG MAKAN :

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Uraian dalam SPM menyebutkan bulan uang makan yang dimintakan
  3. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  4. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  5. Surat Setoran Pajak (SSP)
  6. Daftar Rekapitulasi pembayaran Uang Makan

C. HONORARIUM TETAP (HONOR 51)/VAKASI/TUNJANGAN PROFESI/TUNJANGAN TAMBAHAN PENGHASILAN NON SERTIFIKASI/UANG KEHORMATAN, DSB:

  1. SPM-LS Belanja Pegawai Gaji dalam rangkap 2 (dua)
  2. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai) dari Aplikasi SAS
  3. ADK SPM dari Aplikasi SAS yang telah diinjeksi PIN oleh PPSPM (*.spm)
  4. Surat Setoran Pajak (SSP)
  5. Daftar Rekapitulasi pembayaran Honorarium/Tunjangan/Vakasi
Jenis SPM Jenis Pembayaran Sifat Pembayaran Akun Uraian SPM

07

Khusus Non GPP/BPP/DPP

1

Pengeluaran Anggaran

4

Pembayaran Langsung

sesuai pembebanan "Pembayaran Belanja …. (Pegawai/Barang/Modal/Lain-lain) sesuai  …. (SK/ST/SPD) No …. Tanggal …. dan sesuai SPP No…. Tanggal ……"