BERITA

Rakernas Akuntansi, Pendorong Semangat Kelola Keuangan Pemerintah Lebih Baik

“Dalam Rakernas ini kita fokus membahas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara untuk Indonesia sejahtera. Transparansi dan akuntabilitas menunjukkan kualitas dari proses penyusunan laporan keuangan. Seperti kita ketahui proses anggaran negara ini dimulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, kemudian pertanggungjawaban. Dalam proses inilah akuntabilitas sangat penting, apakah uang yang dikelola telah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono dalam wawancara dengan Metro TV untuk tayangan Metro Plus Pagi, Jumat (15/09).

“Dalam Rakernas Akuntansi, kami mengharapkan stakeholders negara ini bisa bertemu dan membicarakan bagaimana upaya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah. Secara khusus tahun ini kita mengambil tema Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Indonesia Sejahtera. Kami berharap ada semangat yang terus mendorong para pengelola kebijakan fiskal untuk terus ingat agar mengelola keuangan negara dengan baik,” sebut Marwanto. Yang diundang dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2017, ungkap Marwanto, adalah para pimpinan baik dari Kementerian/Lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta dari lembaga seperti Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) yang turut terlibat menentukan standar akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah. Setelah pelaksanaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, Marwanto menggarisbawahi adanya komitmen dari para pimpinan kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah untuk terus mengelola keuangan dengan lebih baik. “Mudah-mudahan bisa menguatkan kesadaran akan tujuan pengelolaan keuangan negara dengan ultimate goal-nya adalah kesejahteraan rakyat. Kami berharap agar informasi yang tersaji dalam laporan keuangan bisa dijadikan bahan pengambilan keputusan untuk kesejahteraan rakyat,” harapnya. Dalam Rakernas yang diselenggarakan pada tanggal 14 September 2017 ini di Jakarta, menurut Marwanto, juga disepakati beberapa hal yang terkait dengan program-program ke depan, khususnya untuk penyempurnaan sistem akuntansi yang ada. “Sebagaimana amanat bapak presiden kemarin, akuntansi arahnya bukan semata prosedur, tetapi pada hasil. Ini yang ke depannya menjadi PR kita untuk menyempurnakan sistem akuntansi yang dibangun,” tegas Marwanto menutup perbincangan.
[LRN]

 

Baca Juga:

- Menteri Keuangan: Jangan Sampai Kita WTP tapi OTT

- Efesiensi Pengelolaan Anggaran sebagai Perwujudan dari Raihan WTP

- Opini WTP Menunjukkan Kualitas Pengelolaan Keuangan Makin Baik

- Laporan Keuangan Pemerintah Harus Bermanfaat untuk Masyarakat

- Rakernas Akuntansi, Pendorong Semangat Kelola Keuangan Pemerintah Lebih Baik