PROFIL

Assessment Center

Sebagai bagian dari penerapan manajemen talenta, guna memenuhi kaidah the right man on the right place, dimana akuntabilitas dan obyektifitas menjadi hal penting, Kami telah melaksanakan assesment center semenjak tahun 2007 hingga saat ini. Assesment center menjadi quality assurance bahwa seorang pegawai menduduki jabatan/penugasan tertentu adalah sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya, dimana kompetensi tersebut valid dan terukur, bukan sekedar faktor subyektifitas belaka.

Dalam kurun waktu tersebut, assesment center telah menjadi suatu agenda pengelolaan SDM yang secara konsisten dan periodik diselenggarakan Ditjen Perbendaharaan sesuai dengan kebutuhan organisasi, berupa pemenuhan standar kompetensi jabatan untuk setiap jenjang jabatan struktural. Sampai dengan tahun 2014, seluruh pejabat Eselon II yang ada telah memenuhi standar kompetensi jabatan (SKJ) berdasarkan Job Person March (JPM) pada level jabatannya. Untuk pejabat Eselon III dan IV, tingkat pemenuhan JPM pada salah satu jabatan eseloneringnya mencapai 99,67% dari seluruh pejabat yang ada, jumlah pejabat yang telah memenuhi JPM mencapai 99.67%. Sedangkan untuk pelaksana, 91.56% pelaksana Ditjen Perbendaharaan telah memenuhi JPM untuk pelaksana KPPN Percontohan yang dijadikan sebagai benchmark pemenuhan standar kompetensi ideal bagi pelaksana Ditjen Perbendaharaan.

Di tahun 2014, seleksi pegawai bertalenta melalui assesment center diperluas tidak hanya dalam konteks struktural, tetapi mencakup pula seleksi terhadap para pegawai yang memiliki talenta kompetensi spesifik di bidang hukum, sekretaris dan beberapa bidang kompetensi lainnya. Seleksi pegawai bertalenta juga melibatkan proses mentoring sebagai bagian dari pembinaan bagi pegawai bertalenta. Dengan adanya proses mentoring tersebut diharapkan pegawai yang telah dinyatakan sebagai pegawai bertalenta dapat mempertahankan dan meningkatkan kompetensinya sehingga mampu dan siap ketika dibutuhkan oleh organisasi.