PROFIL

Mutasi Kepegawaian

Mutasi kepegawaian di lingkungan Ditjen Perbendaharaan merupakan salah satu agenda pengelolaan SDM yang dilaksanakan secara konsisten dan periodik sesuai kebutuhan organisasi, baik mutasi jabatan maupun mutasi kepangkatan, dengan prinsip bahwa penugasan seorang pegawai Ditjen Perbendaharaan pada pos jabatan tertentu harus disesuaikan dengan pemenuhan standar kompetensi jabatan yang dipersyaratkan guna memberikan quality assurance atas pelaksanaan tugas dan fungsi tiap jabatan.

Mutasi jabatan menjadi hal yang sangat menarik bagi pegawai Ditjen Perbendaharaan, mengingat kondisi pegawai yang sebagian besar memilih preferensi bertugas di Pulau Jawa (60,67%) sedangkan unit kerja Ditjen Perbendaharaan tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan hanya 27,54% diantaranya yang berlokasi di Pulau Jawa.

Guna menyeimbangkan kedua kepentingan tersebut, Ditjen Perbendaharaan, disamping tetap mempedomani Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.01/2009 tentang Pola Mutasi Jabatan Karier di Lingkungan Departemen Keuangan, juga melakukan beberapa kebijakan dalam melakukan mutasi jabatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi Ditjen Perbendaharaan.

Konsistensi periodisasi pelaksanaan mutasi jabatan juga berusaha dijaga, dan inilah yang saat ini menjadikan Ditjen Perbendaharaan sebagai benchmark bagi sejumlah unit eselon I lain di lingkungan Kementerian Keuangan dalam hal penerapan pola mutasi.

Satu semangat yang diusung pengelola kepegawaian Ditjen Perbendaharaan adalah, bahwa pola mutasi yang dibangun, disamping mementingkan pemenuhan kebutuhan organisasi juga hendaknya dapat diselaraskan dengan kepentingan pegawai. Hal ini yang menjadi tantangan terbesar kedepan bagi pengelola kepegawaian Ditjen Perbendaharaan, terutama terkait ketersebaran unit kerja dan preferensi tugas pegawai sebagaimana dipaparkan sebelumnya.