BERITA

Treasury Olympic Dorong Pegawai Tugas Belajar Tingkatkan Kompetensi untuk Jadi Pemimpin Masa Depan

Yogyakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Sembilan puluh tujuh pegawai tugas belajar Ditjen Perbendaharaan berkumpul di Yogyakarta pada tanggal 26 s.d. 28 April 2019 untuk mendapatkan pembekalan sekaligus arahan dari Dirjen Perbendaharaan dan Sekretaris Ditjen Perbendaharaan.

"Pegawai tugas belajar harus bersungguh-sungguh belajar, tetapi jangan hanya menyerap ilmu dari bangku kuliah, seraplah saat berkomunikasi dan networking, karena hal itu akan menjadi modal menjadi pemimpin di masa depan," pesan Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono saat memberikan sambutan, Minggu (28/04).

Kegiatan tersebut mengambil tema Treasury Olympic, dengan tujuan sebagai ajang berbagi pengalaman para pegawai tugas belajar, sarana pemutakhiran isu terkini seputar perbendaharaan, sekaligus untuk meningkatkan kompetensi pegawai tugas belajar dalam hal kolaborasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, dan keterampilan berkomunikasi.
 

Revolusi Industri 4.0. berdampak pada optimalisasi teknologi informasi dan mindset pegawai. Ditjen Perbendaharaan telah beradaptasi dengan gejala disrupsi dengan melakukan perubahan proses bisnis dengan pemanfaatan teknologi digital.

"Ada banyak hal lain yang menjadi faktor pendorong Ditjen Perbendaharaan melakukan perubahan. Dari aspek eksternal misalnya, ada faktor ekspektasi kualitas layanan dari stakeholder yang menuntut kecepatan pelayanan namun harus tetap akurat dan akuntabel," sebut Sekretaris Ditjen Perbendaharaan R.M. Wiwieng Handayaningsih.
 
"Ekspektasi layanan stakeholders dapat dipenuhi dengan memanfaatkan penggunaan teknologi digital. Oleh karena itu Ditjen Perbendaharaan telah mempunyai tiga dokumen penting yang berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan yaitu roadmap organisasi, roadmap SDM, dan roadmap teknologi informasi," tambahnya.Saat ini Ditjen Perbendaharaan telah memiliki roadmap SDM yang disusun dengan program-program untuk mendukung tercapainya visi misi organisasi, antara lain terciptanya SDM yang profesional serta memiliki integritas, kompetensi, dan kinerja yang tinggi. [tap]