BERITA

Mardiasmo: Peran APIP Meningkatkan Produktivitas Layanan dan Kontribusi BLU bagi Pembangunan

Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Produktivitas pelayanan dan kontribusi Badan Layanan Umum(BLU) menjadi alat fiskal yang efektif untuk mendorong percepatan pembangunan terlebih dengan mengoptimalkan peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah(PIP) dalam pengelolaanya. Hal tersebut dikemukakan Wamenkeu Mardiasmo dalam Focus Group Discussion Peningkatan Pemahaman Aparat Pemeriksa tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum(BLU) Tahun 2019 di Jakarta, Selasa (16/07).

“Inilah yang harus kita lakukan, produktivitas layanan, pengelolaan yang baik, optimalisasi aset dan pasar yang terbuka termasuk kerjasama dengan swasta dan akuntabilitas, yang APIP disini yang harus menjaganya sehingga memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional,” ungkap Mardiasmo.

Pada kesempatan yang sama Plh. Dirjen Perbendaharaan Sumiyati menambahkan, pengelolaan BLU harus dikelola oleh profesional termasuk APIP nya supaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas layanan kepada masyarakat.
“BLU sendiri harus dikelola oleh profesional tentunya termasuk apipnya profesional dengan demikian pola pengelolaan BLU arahnya meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam melakukan layanan dengan standar kualitas tertentu yang harus kita jaga,” tambah Sumiyati

BLU saat ini tersebar pada 20 kementerian/lembaga dengan jumlah 232 BLU sampai dengan Juli 2019. Realisasi PNBP dari BLU tahun 2018 sekitar 56T dari target 43T, dan mengalami pertumbuhan pendapatan rata-rata 15.9% sejak tahun 2011.

Mardiasmo berharap BLU saat ini mampu membuat terobosan baru dalam pengelolaan dan layanannya ke depan dengan model korporasi.  
“Esensi BLU adalah let the manager manage, memberikan suatu diskresi lompatan supaya tdk sama dengan satker biasa, tantangannta adalah bagaimana membuat mindset baru yaitu model korporasi bukan birokrasi,” pesan Mardiasmo

Dalam kegiatan tersebut selain dihadiri Wamenkeu Mardiasmo,  Plh. Dirjen Perbendaharaan Sumiyati dan Direktur Pembinaan Pengelolaan BLU Ari Wahyuni turut dihadiri oleh Inspektur  Jenderal  Kementerian/Lembaga  Pembina  Teknis BLU, Rektor  Universitas Islam  Negeri  Syarif  Hidayatullah, Direktur  Utama  RSUPN Cipto  Mangunkusumo,  Kepala  RSPAD Gatot  Soebroto, Direktur  Lembaga  Manajemen  Aset  Negara, Direktur  Sekolah  Tinggi Ilmu  Pelayaran  Jakarta, dan Direktur  Pusat  Pengelolaan  Komplek  Gelora  Bung  Karno sebagai peserta Forum Group Discussion Peningkatan Pemahaman Pemeriksa tentang Badan Layanan Umum(BLU) Tahun 2019 yang bertujuan membangun sinergi Direktorat Pembinaan PK BLU dengan APIP sebagai  Pembina  Keuangan dengan  APIP  sebagai  bagian  dari  Pembina  Teknis  BLU. [DK/tap]