BERITA

Behavioral Event Interview, Memilih Talent Terbaik dari yang Terbaik

Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Mengawali tahun 2019, Ditjen Perbendaharaan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Behavioral Event Interview (BEI) dengan melibatkan 40 orang peserta lingkup Kantor Pusat pada Rabu s.d. Kamis, (9-10/01). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan lembaga psikologi Psikodinamika.

Kegiatan yang berlangsung di aula Jusuf Anwar Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, Jakarta tersebut bertujuan untuk membekali tim panitia seleksi dalam rangka manajemen talenta Ditjen Perbendaharaan.

Dalam arahannya, Sekretaris Ditjen Perbendaharaan R.M. Wiwieng Handayaningsih mengungkapkan betapa pentingnya menguasai kompetensi teknik wawancara dalam manajemen talenta.

“Teknik wawancara merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan seleksi talent,” ungkapnya.

Materi teknis BEI dibawakan oleh Ari Wibowo dari Psikodinamika. Sebelumnya, motivator dan psikolog pemilik Psikodinamika, Poppy Amalya, memberikan prolog singkat untuk mengenalkan peserta pada metode BEI.

“Ditjen Perbendaharaan merupakan instansi pemerintah pertama yang akan menerapkan metode BEI dalam manajemen talenta, bahkan lebih dahulu dari KPK,” sebutnya.

“Metode BEI dikombinasikan dengan metode Mikroekspresi merupakan metode wawancara terkini yang memiliki akurasi paling tinggi, di kisaran 70%,” tambah Poppy.

BEI merupakan sebuah teknik wawancara dengan menggali informasi tentang pengalaman atau perilaku sebelumnya, sehingga tergambar pengalaman kinerja di masa lalu untuk memprediksi kinerja di masa mendatang.

Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta mampu memilih talent terbaik sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dengan kualitas aparatur negara yang baik, maka aparatur tersebut juga akan melaksanakan fungsinya dengan baik, termasuk fungsi pelayanan publik. [Kontributor Bagian SDM -- RS]  

Oleh: Media Center Ditjen Perbendaharaan